021 - 849 717 66 marketing@rsmasmitra.co.id

POLIKLINIK SARAF

Poliklinik Saraf RS Masmitra menyediakan Dokter Spesialis Saraf yang berpengalaman menangani pasien-pasien saraf dengan pelayanan saraf yang prima, efektif dan efisien terhadap pasien dengan keluhan atau masalah seperti nyeri kepala, leher, pinggang, vertigo, cedera kepala, perdarahan otak, stroke dan organ saraf lainnya.

Penyakit lainnya yang berhubungan dengan penyakit saraf yaitu :

1.Stroke
Merupakan kelainan neurologik fokal yang timbul mendadak akibat gangguan aliran darah lokal di otak, dengan gejala klinis yang bervariasi tergantung pada sistem pembuluh darah yang terkena serta jenis stroke.

2.Vertigo
Keluhan ini dapat terjadi pada semua umur yaitu berupa sakit kepala yang disebabkan oleh adanya tarikan, pergeseran, reaksi inflamasi, spasme pembuluh darah atau regangan dari struktur-struktur yang sensitif di kepala dan leher. Biasanya penderita akan merasa sekeliling atau diri sendiri bergerak (seperti berayun, berputar, atau miring). Hal ini bisa disebabkan oleh kelainan alat keseimbangan.

3.Tumor Intrakranial

Gejala klinis umumnya dimulai dengan sakit kepala disertai adanya tanda-tanda neurologis fokal, kejang, atau perubahan kognitif/ kepribadian yang non spesifik, tergantung pada lokasi lesi.

4.Nyeri punggung bawah (NPB)

Adalah nyeri yang dirasakan pada punggung bawah, dapat berupa lokal, menjalar atau keduanya. Sekitar 90% NPB akut maupun kronik adalah jinak, dapat sembuh spontan dalam 4-6 minggu, namun cenderung berulang. Penyebabnya adalah kelainan muskuloskeletal, sistem saraf, vaskuler, viseral, dan psikogenik.

5.Epilepsi
Adalah manifestasi klinis kejang yang serupa dan berulang secara paroksismal yang disebabkan oleh hiperaktivitas listrik sekelompok sel saraf di otak yang spontan, bukan disebabkan oleh suatu penyakit otak akut.

6.Parkinsonisme
Adalah sindrom yang ditandai oleh tremor waktu istirahat, kekakuan, gerakan lambat dan hilangnya keseimbangan akibat penurunan kadar dopamin oleh berbagai sebab.

7.Trauma kepala

a. Simple Head Injury (SHI).

Adanya cedera kepala tanpa diikuti gangguan kesadaran, amnesia, maupun gejala serebral lain.

b. Cedera kepala ringan (CKR).

Merupakan gangguan neurologis ringan dengan timbulnya hilang kesadaran kurang dari 10 menit, dapat disertai amnesia retrograd, mual, muntah, nyeri kepala, atau vertigo.

c. Cedera kepala sedang (CKS).

Terjadi gangguan neurologis sedang dengan gangguan kesadaran kurang dari 6 jam.

d. Cedera kepala berat (CKB).

Gangguan neurologis berat yang ditandai dengan gangguan kesadaran lebih dari 6 jam dengan defisit neurologis yang jelas. Prognosisnya buruk dan jika sembuh selalu terdapat gejala sisa.

  1. Demensia (Pikun)

Ialah keadaan kemunduran intelek, kepribadian, dan perilaku dengan gejala :

a. Gangguan memori yang mempengaruhi ketrampilan pekerjaan

b. Kesulitan mengerjakan tugas yang biasa dikerjakan

c. Kesulitan berbicara dan berbahasa

d. Gangguan pengenalan waktu dan tempat

f. Kesulitan mengambil keputusan yang tepat

g. Kesulitan berpikir abstrak

h. Salah meletakkan barang

i. Perubahan mood (alam perasaan) dan tingkah laku

j. Perubahan kepribadian

k. Kehilangan inisiatif.

Detail Poliklinik

Dokter :  Dr. Sari Sp.S
Ruang :  Poliklinik Saraf
Telpon :  021 849 717 66 Ext 0 / 100 / 123

Ada Pertanyaan ?